MEMAAFKAN

Gambar
‎Baru-baru ini terjadi hal buruk yang membuat saya sangat syok. Kejadian yang mungkin cukup umum bagi sebagian orang, tapi entah kenapa sangat mengguncang jiwa saya. Mungkin, karena saya punya trauma atau mungkin karena ada Lupus dia tubuh saya--yang jika ada hal tidak mengenakan terjadi dari luar, Lupus menggerakkan organ-organ di dalam untuk protes dan melakukan perlawanan. ‎ ‎Namun, setelah saya mengambil keputusan untuk memutus hubungan dengan pihak-pihak yang sudah menyakiti dan berpotensi akan menyakiti, perlahan kondisi membaik. Alhamdulillah hati saya sudah pulih, sudah tidak terasa terlalu sakit lagi. Masih ada, sih, kadang-kadang muncul sedih, marah, kecewa, kesal tapi cuma sekelebat dan sangat bisa diatasi. ‎ ‎Dari kejadian kemarin saya belajar satu hal tentang memaafkan. Beberapa orang menyarankan saya untuk memaafkan. Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Kalaulah memaafkan bisa dengan otomatis mengobati luka di hati saya dan sakit ditubuh saya, tentu ...

kasus Siswi dan Guru Gorontalo, bukan pelecehan?

Lagi viral berita tentang guru dan siswinya yang melakukan tindakan asusila. Aku nggak sanggup ngikutinnya! Melihat latar belakang si siwi aku udah tahu bagaimana alur ceritanya.

Para perempuan yang aman dalam perlindungan orang dewasa (orang tua atau siapapun itu yang mengasuhnya) pasti enggak habis pikir sama kasus ini. Kok mau-maunya si siswi bertindak mesum sama aki-aki? Kok si siswi terlihat menikmati? Ini mah bukan pelecehan karena mereka mau sama mau!

No no no ..... Seseorang yang mengalami hal yang sangat menyakitkan (seperti pelecehan)--ketika dia tidak bisa melawan/ tidak tau caranya melawan/ tidak tahu kemana minta pertolongan atau mungkin sudah melawan tapi tidak bisa keluar dari keadaan--maka pada satu titik dia hanya bisa pasrah DAN MENIKMATI ADALAH JALAN KELUAR AGAR TIDAK GILA!

Huft ... Klo deket aku sama si siswi, yang mau aku lalukan adalah memeluk dia dan nemenin untuk memulihkan traumanya. Berupaya mengembalikan kesadarannya--yang sudah pasti telah diracuni oleh si aki-aki. Sebagian orang gak akan paham sampai mereka ada di posisi kamu, dek! Tapi, aku adalah sebagian lain yang paham, sangat paham!

Semoga didekatnya ada orang dewasa yang peduli, yang benar-benar tulus sehingga tidak lagi memanfaatkan kelemahannya dan dia mendapatkan support untuk mendapatkan kembali harga dirinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAAFKAN

ALTRUISME MURNI YANG MENYAKITI

5 TIPS MEMBERIKAN PENDIDIKAN YANG TEPAT UNTUK ABK